Tenis Meja Untuk Pemula

Tenis meja merupakan salah satu olahraga yang mudah dilakukan, setiap orang dapat langsung bisa bermain tenis meja, namun akan sedikit lebih sulit bila kita ingin lebih memperdalam, karena banyak sekali teknik dalam bermain tenis meja, sehingga banyak pula yang perlu dipelajari, mulai dari pemilihan peralatan yang tepat, cara memegang bet, teknik bola biasa/drive biasa, memukul bola pelintir atas/bawah, pelintir samping, pelintir 45 dejarat, pelintir 30 derajat, dan masih banyak lagi teknik untuk pemutaran bola, belum lagi tata cara menerima pukulan lawan, kecepatan pukulan, posisi bersiap/kuda-kuda, gerakan kaki/footwork, posisi badan dari meja, dan lain sebagainya.

Kali ini kita akan membahas terlebih dahulu mengenai pemilihan peralatan tenis meja yang tepat. Bagi pemain yang ingin memperdalam tenis meja, tidak sekedar bermain saja, peralatan adalah faktor yang sangat penting. Peralatan yang dimaksud di sini adalah bet yang terdiri dari kayu tenis meja dan karetnya.

Banyak pemain tenis meja yang awal bermain tenis meja atau yang masih pemula masih mengandalkan bet yang ketika membeli karetnya sudah ada tertempel pada kayunya. Model bet ini boleh digunakan namun hanya untuk bersenang-senang saja, karena pemain akan kesulitan untuk memperdalam permainan tenis meja dengan menggunakan bet seperti ini. Perusahaan-perusahaan besar pembuat peralatan tenis meja seperti Butterfly, Donic, Stiga dan yang lainnya pun masih mengeluarkan produk yang betnya langsung jadi yaitu karet sudah terpasang dengan kayunya. Salah satu alasannya mungkin adalah untuk membidik orang yang bermain tenis meja dengan tujuan bersenang-senang.

Untuk pemain yang ingin memperdalam permainan tenis meja, dianjurkan untuk menggunakan bet yang ketika membelinya terpisah antara kayu dan karetnya.

Untuk pemain dengan pegangan shakehand (seperti jabat tangan), pemain memerlukan 2 buah karet dengan warna yang berbeda untuk forehand dan backhand (aturan ITTF/ lembaga resmi tenis meja dunia), sedangkan untuk pegangan penholder (seperti memegang pulpen/biasanya banyak pemain Cina menggunakan pegangan ini), cukup dengan 1 karet saja, karena pemain penholder secara umum hanya menggunakan satu sisi karet saja, namun dengan berkembangnya waktu, saat ini sudah banyak pemain penholder yang menggunakan dua sisi, seperti pemain nasional Cina, sehingga memerlukan dua karet.

Untuk pemilihan kayu dan karet tergantung dari tipe permainan dari pemain itu sendiri, tipe permainan yang ingin dikembangkan ataupun tergantung dari dana yang tersedia.

Sebelum memilih kayu dan karet yang tepat sebaiknya bertanya terlebih dahulu kepada rekan yang sudah berpengalaman, pemain profesional ataupun pelatih. Dengan bertanya kepada mereka akan memudahkan kita memilih perlengkapan tenis meja.

Banyak pemain pemula yang langsung menggunakan kayu dan karet yang langsung bagus, itu tidak ada salahnya, karena dengan kualitas peralatan yang baik akan cepat membantu pemain tersebut berkembang.

Memilih kayu

Kayu tenis meja sangat beragam, namun secara keseluruhan terbagi menjadi dua fungsi, yaitu untuk pemain bertahan dan pemain serang. Kayu untuk pemain bertahan biasanya tidak memberikan efek kencang kepada karetnya, namun memberikan kontrol yang maksimal, sehingga bola akan lebih mudah di kontrol dan dikembalikan dengan baik. Sedangkan kayu untuk pemain serang akan memberikan efek kecepatan dan putaran maksimal terhadap karetnya, namun biasanya kontrol yang diberikan relatif kurang.

Setiap pabrikan atau produsen perlengkapan tenis meja memiliki karakter sendiri-sendiri dalam membuat kayunya, mulai dari bahan, pegangan, bentuk sampai dengan ukuran kecepatan dan putarannya. Misal untuk Butterfly, mereka memiliki bahan-bahan tambahan dalam membuat kayunya agar hasilnya maksimal, misal dengan menambah karbon, fiber maupun arylate.

Untuk pemain pemula, pilihlah kayu yang sesuai dengan karakter permainan, misal jika pemain tersebut memiliki tipe permainan serang atau ingin mengembangkan tipe permainan serang, maka dipilih kayu dengan tipe tersebut. Salah satu cara memudahkan memilih kayu yang tepat adalah dengan melihat ukuran dari kayu tersebut, misal kekerasannya berapa, kontrolnya berapa, karena setiap pabrikan memberikan keterangan terhadap kayu yang dibuatnya, selain itupun kita dapat membandingkan dengan kayu yang lainnya untuk memudahkan memilih. Karena ukuran suatu kayu dapat dibandingkan dengan kayu yang lainnya, tentu saja dengan melihat dari katalog yang dibuat oleh pabrikan.

refrensi dari www.tenismeja.net

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s