Ada yang Minta Jadikan Kepahiang Kota Porno


http://harianrakyatbengkulu.com/?p=587

Posted by redaksi on February 9th, 2011

KEPAHIANG – Terungkapnya video mesum yang melibatkan PNS di lingkungan Pemda Kepahiang benar-benar menampar petinggi Kepahiang. Dengan nada kesal, ada warga yang meminta agar Kepahiang dijadikan Kota Porno. Permintaan bernada sindiran itu berupa SMS yang masuk ke HP Wakil Bupati Kepahiang, Bambang Sugianto, SH, MH.

“Dengan kejadian ini, ada SMS masuk ke HP saya. Si penulis menyebut, Kepahiang dijadikan saja kota Porno,” sesal Bambang sembari memperlihatkan HP nya.

Dikatakan Bambang, meskipun perbuatan mesum itu dilakukan oleh pemeran pria dan wanita ketika masih menjadi suami istri, namun tetap saja keduanya akan menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat. Mereka terancam dijerat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin PNS. Tak hanya itu, keduanya juga terancam dijerat UU Pornografi.

Pada Bab III pasal VII, ayat 4 PP No 53 Tahun 2010 disebutkan bahwa tingkatan hukuman disiplin bagi si pelanggar. Secara bertingkat bentuk sanksi bisa berupa, penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS, serta hukuman terberat berupa pemberhentian dengan tidak hormat sebagai PNS. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, kalau memang pelanggaranya berat. Ya, akan dipecat,” tegas Wabup.

Untuk diketahui, hukuman pelanggaran disiplin berat bisa dijatuhkan kepada seorang PNS. Pasal 10 ayat 4 dengan tegas menyebutkan “Menjunjung tinggi kehormatan negara, pemerintah dan martabat PNS sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 dan 6. Apabila pelanggaran berdampak negatif pada pemerintah atau negara”. “Dampaknya seakan-akan seluruh PNS Kepahiang berbuat serupa, padahal yang melakukannya kan hanya oknum. Ini yang harus dipahami masyarakat,” terang Wabup.

Usut Tuntas

Sementara itu, Kapolres Kepahiang pun telah bergerak cepat menyikapi peredaran video mesum dengan pemain menggunakan pakaian PNS Kepahiang. Meski sudah diakui pelaku kepada RB sebelumnya, penyidik besar kemungkinan akan melibatkan saksi ahli.

Pengembangan penyidikan, diarahkan kepada orang-orang terdekat pelaku video mesum.

Dikatakan Kapolres Kepahiang AKBP Chaerul Yani, SIK dalam waktu dekat pihaknya akan mendatangkan dua aktor video mesum yang telah menggegerkan warga Kepahiang bahkan hingga ke luar daerah. “Kedua pemain video akan kita panggil, untuk sementara masih sebagai saksi terlebih dahulu,” ujar Chaerul.

Penyidikan pun akan dikembangkan, kepada peredaran video mesum yang akhirnya sampai ke tangan banyak warga Kepahiang. Di sini, peranan istri Noven sangat vital. Terlebih, dari pengakuan sebelumnya, si pemain wanita merupakan mantan istri yang saat ini sudah diceraikannya.

Lalu, bagaimana pula dengan nuansa pemerasan yang diduga melibatkan unsur anggota Polres termasuk wartawan sebagai buntut berdarnya video mesum? “Jika terbukti, anggota saya pasti akan saya tindak. Begitupun dengan rekan-rekan kalian (wartawan,red), yang katanya disebut berusaha memeras Noven,” tegas Kapolres.

UU Pronografi pasal 4 ayat 1 dengan tegas menyebutkan “Setiap orang dilarang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang memuata (a). persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang; (b).kekerasan seksual; (c). masturbasi atau onani; (d).ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan; atau (e).alat kelamin.

Dalam ayat 2 disebutkan, setiap orang dilarang menyediakan jasa pornografi yang: (a). menyajikan secara eksplisit ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan; (b). menyajikan secara eksplisit alat kelamin; (c). mengeksploitasi atau memamerkan aktivitas seksual; atau (d). menawarkan atau mengiklankan, baik langsung maupun tidak langsung layanan seksual. “Kita akan mengusut tuntas kasus video berbau pornografi ini,” demikian Kapolres. (oce)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s