Main Internet, Anak Polisi Tewas Kesetrum


Olah TKP tewasnya anak polisi di warnetBENGKULU – Kejadian ini harus menjadi perhatian para pemilik warung internet (warnet), khususnya menyangkut keamanan pelanggan sehingga tidak mengalami musibah seperti dialami Sumardio (12), warga Simpang Kandis RT 17 Kelurahan Sumber Jaya. Buah hati pasangan Brigpol Kusnadi –anggota Ro Ops Polda Bengkulu–, dengan Sumaryati itu, tewas akibat kesetrum listrik saat bermain game online di warnet Ade 32 Simpang Kandis Kecamatan Kampung Melayu.  

Peristiwa yang menghebohkan warga tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, kemarin (27/2). Waktu itu, siswa kelas 6 SD Negeri 79 Kota Bengkulu itu bersama teman-temannya bermain game on line di internet milik Ari warga Perumdam itu yang terletak tidak jauh dari rumahnya. Menurut salah seorang teman Sumardio, Robi (15) kepada RB, saat itu dirinya bersama Sumardio dan tiga rekanya yang lain sedang bermain game on line. Waktu itu, korban duduk di meja 1 bersama dengan temanya yang bernama Ucok. Sementara Robi bermain game on line di meja sebelah meja korban.

“Waktu itu saya mendengar Sumardio meminta tolong kepada Ucok untuk melepaskan colokan headset (sepasang pengeras suara kecil yang dipasang di telinga) yang sedang dipakainya dari CPU komputer. Namun Ucok salah mendengar, dan menjawab iya kamu saya maafkan. Hingga tiga kali, Sumardio meminta tolong, baru Ucok mengerti kalau Sumardio meminta headsetnya dilepas. Tetapi, saat akan melepas headset tersebut, Ucok tidak berani, karena menurutnya nyetrum,” cerita Robi.

Hanya saja, tambah Robi, meski tahu headset itu nyetrum, Sumardio tetap memakainya. Bahkan saat dilepas dari telinganya, bukannya diletakkan di atas meja, malah headset itu dia kalungkan di lehernya.

Diduga karena headset teraliri listrik, saat kaki Sumardio menyentuh lantai keramik warnet tersebut, tiba-tiba Sumardio kejang-kejang karena kesetrum.

“Waktu itu Sumardio langsung kejang-kejang kena setrum. Saking kuatnya, monitor komputer di depannya ikut tertendang dan terjatuh ke lantai. Waktu itu, Sumardio akan kami beri minum, namun tidak bisa karena dia pingsan, akhirnya dibawa ke RSUD M Yunus Bengkulu oleh warga ,” ungkap Robi.

Tapi sayang, nyawa Sumardio tidak dapat tertolong lagi. Menurut tim medis IGD RSUD M Yunus Bengkulu, saat masuk ke ruangan IGD, Sumardio sudah tidak bernyawa lagi. Diduga bocah itu meninggal saat dalam perjalanan menuju ke RSUD.

Dipasang Police Line

Penyebab tewasnya Sumardio yang diduga akibat kesetrum listrik, usai kejadian itu juga dilaporkan ke Polres Bengkulu. Setelah melakukan olah TKP, polisi kemudian menyita perangkat komputer sebagai barang bukti, terdiri dari monitor dan CPU yang diduga menjadi penyebab kematian Sumardio. Beberapa saksi dan penjaga warnet ikut diperiksa. Anggota Polres Bengkulu juga langsung memasang police line di depan pintu masuk warnet tersebut.

Namun, polisi tidak sempat melakukan visum terhadap jasad Sumardio, karena pihak keluarga akan segera memandikannya. Polisi akhirnya hanya melakukan pemeriksaan terhadap luka bekas sengatan aliran listrik yang terdapat di leher belakang sebelah kiri.

Kapolres Bengkulu AKBP H Joko Suprayitno, SST, MK melalui Kasat Reskrim AKP Ananto Herlambang, S.Ik mengatakan polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kematian Sumardio, apakah karena aliran listrik langsung atau lewat headset yang dipakainya.

“Untuk saat ini barang bukti satu set komputer telah kami amankan. Pemilik warnet juga ikut kami amankan untuk dimintai keterangannya. Untuk hasinya kita lihat hasil pemeriksaan nanti,” terang Ananto.

Pantauan RB di rumah duka kemarin, Brigpol Kusnadi dan Sumaryati yang bekerja sebagai guru itu, nampak sedih karena ditinggal anak keempat mereka dari lima bersaudara tersebut. Setelah dimandikan di rumah duka, jasad Sumardio disalatkan di Masjid Baitul Makmur. Selanjutnya, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sumber Jaya sekitar pukul 15.00 WIB.(cik)

http://harianrakyatbengkulu.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s