Anas Bantah, Agusrin Jadi Tumbal


Anas dan redaksi RBBENGKULU – Merebaknya isu Gubernur Bengkulu (non aktif), H Agusrin M Najamudin, ST bakal menjadi tumbal untuk menaikan citra Partai Demokrat dalam kasus dugaan Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) senilai Rp 21,3 miliar dibantah keras Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum.

Ia mengatakan sebagai kader Partai Demokrat, Agusrin malah mendapatkan bantuan hukum secara kepartaian dari Demokrat. Namun bukan berarti Demokrat melakukan mengitervensi proses hukum yang berjalan. “Intervensi tidak ada dalam kamus Demokrat,” tukasnya singkat.

Selanjutnya ia mengatakan bantuan hukum yang diberikan kepada Agusrin dalam wujud memberikan pendapat-pendapat hukum. Sedangkan untuk pembelaan hukum selama proses persidangan, Demokrat tidak campur tangan dan menyerahkannya lepada penasihat hukum (PH) Agusrin. “Kalau pembelaan hukum ada tim pengacaranya,” tambah mantan Ketua Umum PB HMI ini.

Isu pencitraan Agusrin dijadikan tumbal sempat menjadi opini di kalangan politisi nasional, misanyal saja Dr Eggi Sudjana, SH, M.Si. Menurut Anas yang sempat berkembang itu hanya halusinasi saja. Untuk itu, masyarakat diajak untuk tidak mempercayai isu tersebut. “Itu bukan opini melainkan halusinasi,” tukasnya.

Sebelumnya Eggi mempunyai pandangan, kasus Agusrin ini bisa menjadi alat pencitraan bagi pemerintah SBY. Dengan kata lain, Agusrin bisa jadi tumbal setelah tidak lagi di menjadi orang penting di Demokrat. Dia juga menilai, besar kemungkinan Agusrin tidak akan dilindungi dalam proses kali ini dikarenakan Demokrat tidak mempunyai kepentingan lagi. Bukan hanya itu bisa jadi untuk kasus kali ini Agusrin akan menjadikan modal pencitraan Demokrat.

“Saya dengar tidak di Demokrat lagi (Ketua DPD Demokrat Provinsi,red). Kuat dugaan ia akan divonis bersalah. Selain itu kuat dugaan tidak akan dilindungi lagi karena ada kepentingan lagi. Selain itu mencari opini orang Demokrat juga disikat. Sebenarnya itu tidak benar. Proses hukum yang benar tidak diintervensi,” ujar Eggi beberapa waktu lalu.

Sinyal Anas Urbaningrum

Dibagian lain, beralihnya tapuk pimpinan DPD Demokrat Bengkulu ke H Murman Effendi, SH, MH dari sebelumnya dipimpin Agusrin M Najamudin, diprediksikan akan menggiring langkah Bupati Seluma ini menanjak. Pemilukada 2015 diyakini ia diusung Demokrat sebagai calon Gubernur Bengkulu yang tentu berpeluang besar menang.

Sinyal diusungnya Murman pada 2015 nanti tersirat dari ungkapan Anas Urbaningrum dalam disakusi dengan awak media Rakyat Bengkulu di Graha Pena Harian Rakyat Bengkulu (RB) kemarin.

‘’Mudah-mudahan Pak Murman akan jadi pemimpin rakyat Bengkulu, bukan mengantikan pemimpin Koran Rakyat Bengkulu,’’ ujar Anas dengan senyum khasnya.

Anas mengatakan dalam silahturahmi kemarin merupakan upaya mendekatan Partai Demokrat, pak Murman menjadi sahabat dan patner RB dalam memajukan daerah. Sebab parpol dan media massa dapat bersinergi dalam memajukan daerah. “Memang selama ini berhubungan secara baik dan responsif. Kami ingin lebih dekat dalam memajukan Bengkulu,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan bagi Demokrat, sama seperti daerah-daerah Provinsi lainnya, Bengkulu dianggap penting. Secara historis, ibu negara RI pertama, Fatmawati yang sekaligus menjahit sangsaka Merah Putih berasal dari Bengkulu. Bukan hanya mempunyai itu, Bengkulu dianggap penting karena Demokrat ingin maju bersama masyarakat Bengkulu.

Dalam silahturahmi kemarin Anas mengatakan memang selalu meningkatkan silahturahmi dengan group Jawa Pos. Apabila melakukan kunjungan ke daerah-daerah ia mengaku selalu menyempatkan diri ke anak Jawa Pos Jawa Post Grup. Menurutnya selain mempunyai nilai sejarah dengan Jawa Pos Grup, secara pribadi ia mengaku banyak belajar dari Dahlan Iskan.

“Secara sejarah ada hubungan lebih spesial dengan Jawa Pos Grup. Secara pribadi saya merasa seperti murid yang banyak belajar pada Pak Dahlan Iskan,” ungkapnya.

Kunjungan ke Graha Pena RB, Anas didampingi Sekjend DPP Demokrat, Edhi Baskoro Yhudoyono (Ibas). Turut juga beberapa pejabat teras DPP Demokrat yang duduk di DPR RI, seperti Ketua Komisi III, Benny K Harman, Anggota Komisi VII, Maimara Tando, Anggota Komisi X Amir Syamsudin, Sudewo dan politisi senior Demokrat, Prof Dr Syahkroza. Turut hadir juga beberapa pejabat teras DPD Demokrat Provinsi, Murman, Sekretaris DPD Demokrat Provinsi, Ahmad Ismail, Wakil Ketua II, Ir Riza Nisbach dan lain-lain.

Kedatangan pentolan DPP Demokrat kemarin disambut langsung oleh Pimpinan Redaksi (Pemred) RB, Zacky Antony, SH, GM RBTV, Dedy Wahyudi, SE, Redaktur Pelaksana, Patris Muardi,S.Pt serta seluruh redaktur RB.

Live di RBTV

Kunjungan ke Graha Pena juga disempatkan Anas, Ibas dan Murman melakukan dialog khusus yang ditayangkan secara langsung (live) di RBTV. Dialog dipandu GM RBTV, Dedy Wahyudi. Dalam dialog tersebut, Anas menyampaikan pandangannya terkait berbagai isu politik di Indonesia. Hingga berbicara mengenai, progres percaturan perpolitikan di Bengkulu.

Tekait dengan isu pecahnya koalisi partai pendukung pemerintahan SBY-Budiono ia berpandangan sebenarnya koalisi Demokrat sangat sederhana. Sebagai partai koalisi boleh memberikan kritik terhadap pemerintahan, namun harus tetap menjaga sikap politik bersama yang bersifat prinsip. Terkait dengan reshuffle kabinet, ia mengtakan semua itu ada di ada di tangan dan keweanangan Presiden SBY. Dalam mengambil keputusan reshuffle tersebut SBY tidak didekte (diarahkan,red). “Komitmen kami (Demokrat,red) adalah kolisi yang solid,” tukasnya.

Terkait dengan percaturan perpolitikan di Bengkulu menjelang Pilwakot dan Pilbup Benteng, ia mengatakan DPP Demokrat membahas siapa calon yang akan diusung dalam Pilkada. Siapa calon itu ? Menurutnya calon tersebut merupakan orang yang benar-benar diinginkan oleh masyarakat. “Untuk mengetahui siapa yang diinginkan masyarakat, Demokrat sebelumnya melakukan survei yang dilakukan oleh tim yang kredibel,” tutupnya. (ble)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s