Penjualan Komputer di Indonesia Naik 30 Persen


Kamis, 10 Maret 2011
Penjualan Komputer di Indonesia Naik 30 PersenDOKMI/ip 

SURABAYA–MICOM: Penjualan beragam produk komputer di Tanah Air pada tahun 2011 diyakini mengalami kenaikan karena semakin membaiknya kondisi perekonomian nasional pascakrisis ekonomi global.

“Kami optimistis, kenaikan penjualan produk komputer di Indonesia sekitar 30 persen dibandingkan pencapaian pada tahun lalu,” kata “Branch Manager” Surabaya PT Dyandra Promosindo (penyelenggara pameran), Yusuf Karim Ungsi, ketika ditemui di Surabaya, saat jumpa pers pelaksanaan The 17th Mega Bazaar Computer 2011, Rabu (9/3).

Menurut dia, proyeksi kenaikan penjualan produk komputer tersebut semakin memacu semangat penyelenggara pameran untuk menambah kegiatannya terutama di bidang informasi dan teknologi.

“Bahkan, jumlah pameran yang dilaksanakan diperkirakan lebih banyak dibandingkan realisasi tahun lalu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tahun ini estimasi angka pertumbuhan penjualan komputer nasional naik 30 persen menjadi sekitar 6 juta unit. Untuk itu, mayoritas pelaku usaha akan memperbesar pendanaan promosi produk demi pemenuhan target tersebut.

“Pada tahun ini, kami akan menyelenggarakan tiga kali pameran bertemakan IT. Keseluruhan transaksinya ditargetkan senilai Rp20 miliar,” katanya.

Di Surabaya, sebut dia, tiga kegiatan itu dijadwalkan yakni Mega Bazaar Computer 2011 pada tanggal 9 – 13 Maret 2011. Lalu, disusul dua pameran selanjutnya pada bulan Juni dan November 2011. Sementara, tahun lalu dengan dua kali pameran pihaknya berhasil membukukan transaksi sekitar Rp 12 miliar.

“Di sisi lain, pameran saat ini juga dilaksanakan serentak di Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Semarang, dan Makassar. Umumnya, pameran yang dilaksanakan pada kuartal I menjadi acuan penjualan komputer di kota tempat penyelenggaraan,” katanya.

Bahkan, tambah dia, para vendor IT juga bisa melihat kecenderungan tren di satu kota. Apabila di Surabaya, tren menuju komputer tablet maka ada banyak peserta yang menyediakan produk tersebut.

“Mulai dari Apple, Axioo, maupun Toshiba. Sementara di kota lain mungkin trennya masih net book,” katanya.

Ia melanjutkan, besaran target transaksi juga tecermin dari tempat acara. Kalau tahun sebelumnya kegiatan seperti itu di Gramedia Expo, sekarang pindah menjadi di Grand City Surabaya. Apalagi, pada evaluasi tiga tahun terakhir pengunjung pameran di Gramedia Expo hanya mencapai rata-rata 50 ribu pengunjung.

“Kami yakin, dengan pindah ke lokasi yang lahan parkirnya lebih luas dan lokasi pameran sangat luas, selama lima hari pelaksanaan bisa mencatatkan 70 ribu pengunjung dan transaksi Rp11 miliar dibandingkan tahun lalu Rp7 miliar,” katanya. (Ant/OL-9)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s