MENTAL JUARA DAN MENTAL PECUNDANG: apa bedanya?

MENTAL JUARA

  1. Latihan dengan sungguh-sungguh.
  2. Disiplin waktu dalam latihan, disiplin memukul bola, disiplin dalam pertandingan.
  3. Senantiasa siap memukul bola dan menjaga agar bola hidup.
  4. Senantiasa berfikir sebelum melancarkan serangan, berfikir agar mendapatkan poin.
  5. Segan pada orang tua, sopan dengan sesama dan menghormati yang lebih muda
  6. Tetap tenang meski angka tertinggal, terus berupaya mengejar
  7. Mengakui kelebihan lawan jika kalah dan mau belajar memperbaiki kesalahan.
  8. Suka menambah sendiri jam latihan agar dapat menguasai kekurangan yang ada.
  9. Suka belajar dari senior, suka bertanya apa saja tentang tenis meja
  10. Mau berkorban membeli buku-buku, VCD, dan mengikuti latihan di mana saja.
  11. Suka bermain dan latihan dengan siapa saja, tidak pilih-pilih.
  12. Tidak takut kalah, meski lawan lebih kuat.
  13. Selalu mengikuti tata aturan bermain yang benar.
  14. Selalu berkata, bertindak dengan benar.
  15. Menganggap pelatih sebagai guru, orang tua dan teman.
  16. Saya juara saat ini, besok lusa mungkin orang lain. Harus siap menang dan siap kalah.
  17. Bangga jika memiliki peralatan sendiri, seperti: bet, kayu, bola, lem, pembersih, air minum, dll.
  18. Senang mengikuti berita dan perkembangan tenis meja di sekitarnya, di Indonesia dan di Dunia.
  19. Peduli dengan sesama pemain bukan saja dalam hal tenis meja juga masalah sosial.
  20. Jadi Juara karena sanggup mengalahkan Juara Sebelumnya.

 

MENTAL PECUNDANG

  1. Latihan semaunya sendiri.
  2. Lebih sering telat dan cari-cari alasan, memukul bola tidak berfikir, bertanding semaunya.
  3. Ingin cepat-cepat mematikan bola, tidak peduli bola masuk atau keluar.
  4. Yang penting main dan pukul bola.
  5. Tidak mau menyapa orang tua, ngomong se-enaknya (mencarut), menyepelekan pemain yang lebih muda.
  6. Tegang, Emosional dan marah-marah.
  7. Suka menyalahkan apa saja: wasit curang, lawan pakai bintik, lantai licin, lampu silau, capek, kurang pemanasan, dll…
  8. Kalau bisa latihan cukup 5 menit saja lalu main tapi tidak serius.
  9. Lebih banyak diam, malu bertanya sebab bertanya dianggap orang bodoh.
  10. Sayang mengeluarkan uang: buku,VCD, latihan Cuma buang-buang uang dan waktu.
  11. Hanya mau bermain dengan orang-orang tertentu.
  12. Menghindar lawan yang lebih berat.
  13. Apapun cara dilakukan agar bisa menang. Bila perlu dengan cara curang!
  14. Berbohong jadi kebiasaan.
  15. Bila perlu kalahkan pelatih.
  16. Sayalah juara, tidak bisa dikalahkan. Kalo kalah ya nasib.
  17. Selalu mau minjam dan makai milik orang lain.
  18. Masa bodoh, yang penting saya main.
  19. Cuek dan tidak peduli pada sesama.
  20. Juara karena tidak ada lawan yang berat.

Anda masuk kategori yang mana?

(dari Penggemar Tenis Meja)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s